Asuransi Mobil Otomate

Paket asuransi Mobil terlengkap dari ACA asuransi yang menyediakan mobil pengganti.

Asuransi Pengangkutan (Marine Cargo)

Asuransi pengangkutan ACA menawarkan proteksi lengkap terhadap risiko-risiko yang mengancam barang Anda yang diangkut baik melalui darat, laut, maupun udara..

Rabu, 11 Oktober 2017

MK Minta Ketentuan Pajak Alat Berat Diatur Ulang


Mahkamah Konstitusi (MK) meminta pembuat kebijakan, yakni DPR dan Pemerintah, mengatur ulang regulasi terkait ketentuan pajak alat- alat berat, seperti bulldozer, excavator, tractor, dump truck dan benda sejenisnya.

MK telah memutuskan pengecualian bagi alat-alat berat tersebut sebagai objek yang dikenakan pajak. Ketentuan pajak bagi alat berat itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UU 28/2009).

"Menyatakan Pasal 1 angka 13 sepanjang frasa 'termasuk alat-alat berat dan alat-alat besar yang dalam operasinya menggunakan roda dan motor dan tidak melekat secara permanen', Pasal 5 ayat (2) sepanjang frasa 'termasuk alat-alat berat dan alat-alat besar', Pasal 6 ayat (4), dan Pasal 12 ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," kata Ketua MK Arief Hidayat dalam sidang putusan atas uji materi nomor 15/PUU-XV/2017 yang digelar di gedung MK, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Selain itu, MK juga memerintahkan perubahan terhadap UU 28/2009 dilakukan selambat-lambatnya tiga tahun ke depan.

Meskipun dalam pasal tersebut MK telah mengecualikan alat-alat berat sebagai objek kena pajak, namun bukan berarti alat-alat berat tidak bisa dikenakan pajak.

Hakim konstitusi I Dewa Gede Palguna menyampaikan bahwa pajak tetap dikenakan selama regulasi yang baru belum diterbitkan.

"Terhadap alat-alat berat berat tetap dikenakan pajak berdasarkan ketentuan undang-undang yang lama," kata Palguna.

Akan tetapi, lanjut dia, jika dalam kurun waktu tiga tahun pembuat undang-undang belum melakukan perubahan terhadap UU 28/2009, maka UU tersebut tidak bisa dijadikan acuan untuk menarik pajak terhadap alat-alat berat.

"Apabila tenggat waktu untuk melakukan perubahan UU tersebut telah terlampaui dan UU yang baru belum juga diundangkan maka terhadap alat berat tidak boleh lagi dikenakan pajak berdasarkan UU yang lama," kata Palguna.

Palguna menyampaikan, MK menilai pengaturan demikian tidak bertentangan prinsip-prinsip negara hukum sebab, tengganh waktu dimaksud memberikan kepastian, keadilan, dan kemanfaatan.

Dikutip dari siaran pers yang diterbitkan Mahkamah Konstitusi pada hari ini, disebutkan bahwa uji materi diajukan oleh PT Tunas Jaya Pratama, PT Mappasindo, dan PT Gunungbayan Pratamacoal.

Dalam sidang pendahuluan yang digelar pada Selasa (2/5/2017) lalu, para permohonan uji materiil mewakili kuasa hukumnya, yakni Ali Nurdin, menyampaikan bahwa alat berat tidak termasuk moda transportasi. Hal ini sebagaimana Putusan MK Nomor 3/PUU-XIII/2015.

Dalam putusan itu, alat-alat berat tidak termasuk sebagai kendaraan bermotor sebagaimana disebutkan dalam UU LLAJ.

Menurut Para Pemohon, alat-alat berat yang disamakan dengan kendaran bermotor lainnya menyebabkan kerugian konstitusional. Sebab, dengan demikian alat berat juga dapat dikenakan denda, kurungan dan pidana, bahkan penagihan pajak dengan paksa pada pemilik alat berat sebagaimana pemilik kendaraan bermotor pada umumnya.

sumber: kompas


Membaca Polis Asuransi Jadi Kewajiban Konsumen


Masyarakat dihimbau untuk membaca polis asuransi secara seksama sebelum menyetujui pembelian produk dari perusahaan asuransi.

Frans Lamury, Ketua Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI), menilai selama ini produk asuransi di Indonesia itu dijual, tidak dibeli. Artinya, jelas dia, masyarakat di Indonesia umumnya ditawari produk asuransi terlebih dahulu sebelum membeli asuransi.

Dengan begitu, nasabah asuransi kebanyakan hanya sadar untuk membayar premi, tanpa membaca polis atau surat perjanjian terkait produknya.

“Kadang kala orang bahkan dipaksa untuk membeli.  Ini persoalan, sebab nasabah hanya pikir kewajibannya membayar premi dan polis disimpan di laci, serta akhirnya kaget saat tidak bisa melakukan klaim,” ungkapnya di sela-sela diskusi, Sabtu (30/9/2017).

Kondisi itu, kata Frans, membuat nasabah berpikir bahwa kewajibannya hanya terkait pembayaran premi. Padahal, dia menegaskan bahwa pemahaman atas isi polis menjadi kewajiban utama konsumen asuransi.

Dengan membacanya, sambung dia, konsumen dapat meminta penjelasan asuransi di awal dan memutuskan untuk membeli atau membatalkan produk itu.

“Mohon para tertanggung menyiapkan waktu untuk membacanya,” ungkapnya.

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), juga menyatakan salah satu tanggung jawab atau kewajiban konsumen adalah membaca petunjuk pemakaian produk atau layanan jasa.

“Itu diwajibkan dalam UU Perlindungan konsumen,” ungkapnya.

Namun, Tulus menilai dalam konteks asuransi seringkali konsumen tetap tidak memahami isi polis kendati telah membacanya. Oleh karena itu, jelasnya, peran agen dalam hal ini sangat penting.

Jika belum puas dengan penjelasan agen, jelasnya, konsumen pun bisa mendatangi kantor perusahaan asuransi untuk mendapatkan penjelasan lanjutan.

sumber: bisnis

Selasa, 10 Oktober 2017

PT Dok Perkapalan Surabaya Ajak BUMN dan Swasta Bangun Galangan Kapal Baru

 
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) meresmikan pelabuhan berbasis digital di Provinsi Banten dan menjadi pelabuhan pertama di Indonesia yang menerapkan sistem digitalilsasi dalam pelayanannya. Dengan nama Pelabuhan Banten atauPort of Banten, Pelindo II meyakini pelabuhan ini nantinya dapat berperan sebagai pusat logistik dalam jaringan rantai pasokan global.

General Manager Pelindo II Cabang Banten, Armen Amir mengatakan, Pelabuhan Banten ke depan harus mampu mempermudah semua urusan adminsitrasi yang diperlukan untuk urusan otoritas pelabuhan, bea cukai, syahbandar, keamanan laut, imigrasi, dan lain-lain.

“Pada masa sekarang, sebuah kapal harus difasilitasi untuk dapat mengurus dan mendapat pengesahan atas berbagai dokumen yang diperlukan secara online melalui website,” kata Armen Amir, saat acara peluncuran Pelabuhan Banten Menuju Digital Port Pertama di Indonesia, yang digelar di areal Pelabuhan Banten, Ciwandan, Kota Cilegon, Senin (9/10).

Armen menambahkan, digital port yang diproyeksikan akan diterapkan oleh PT Pelindo II ini merupakan otomatisasi dan digitalisasi layanan kepelabuhanan mulai dari tahap administrasi maupun tahap operasional dalam proses bongkar muat.

“Dengan kecanggihan teknologi, mulai dari pelayanan administrasi, truk pengangkut kontainer ke terminal tidak lagi menggunakan pengemudi karena sudah bersistem semi-robot. Begitu pula derek (crane) yang juga dikendalikan dengan sistem kendali jarak jauh,” jelasnya,s eperti dikutip Berita Satu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengaku bangga dengan pembangunan digital port atau pelabuhan berbasis digital tersebut. Meski begitu, Andika mengimbau agar PT Pelindo II membarengi penerapan digitalisasi pelayanan kepelabuhanan tersebut dengan menyiapkan sumber daya manusianya.

“Jangan sampai justru digitalisasi ini malahan menjadi bumerang bagi kita semua dalam konteks ketenagakerjaan. Jadi saya tidak ingin mendengar ada pengurangan karyawan atau dibatasinya rekrutmen, terutama untuk tenaga kerja lokal, karena digitalisasi ini,” kata Andika dalam sambutannya.

Andika berharap sistem digital tidak menggantikan peran tenaga kerja manusia, sehingga hal ini menjadi tantangan PT Pelindo II selaku pengelola Pelabuhan Banten untuk melakukan pelatihan-pelatihan dan pendampingan dari tenaga ahli bidang teknologi informasi untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan tenaga kerjanya.

“Saya berharap dalam rekrutmen tenaga kerja baik sektor kepelabuhanan maupun sektor nonkepelabuhanan agar memprioritaskan masyarakat sekitar, sehingga dapat membantu mendukung program pemerintah daerah dalam upaya mengurangi tingkat pengganguran di Provinsi Banten,” ujarnya.

Andika mengungkapkan, pelabuhan merupakan salah satu mata rantai yang sangat penting dari seluruh proses perdagangan dalam negeri maupun luar negeri. Pelabuhan bukan sekadar tempat bongkar muat barang tetapi juga sebagai titik temu antarmoda angkutan dan pintu gerbang ekonomi bagi pengembangan daerah sekitarnya.

Untuk itu, lanjutnya, keberadaan pelabuhan sangat diperlukan sebagai salah satu infrastuktur pembangunan ekonomi. Pelabuhan memiliki peran penting sebagai penggerak perekonomian suatu kawasan.

“Pengembangan pelabuhan dapat memajukan ekonomi di suatu daerah, meningkatkan penerimaan negara dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya. 

Senin, 09 Oktober 2017

Volvo Group Panaskan Pertempuran Truk dan Alat Berat di 'Indonesia Mining Expo 2017'


Usai pertempuran sengit antar puluhan kendaraan penumpang dan kendaraan komersial terbaru di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di BSD City, Tangerang, bulan Agustus lalu, ternyata ada medan pertempuran lain yang tak kalah sengitnya terjadi di Jakarta International Expo Kemayoran (JIExpo), Jakarta.
Puluhan merk kendaraan komersial jenis truk medium duty sampai heavy duty serta aneka ragam alat berat tampil saling bersaing di ajang Indonesia Mining Expo 2017.
Salah satu peserta yang tampil all out di perang terbuka antarmerk kendaraan komersial dan alat berat ini adalah Volvo Group.

Pabrikan otomotif asal Swedia ini tampil all out di area outdoor paling depan di sayap kiri arena JIExpo dengan memajang line up lengkap produk kendaraan komersial on road dan off road serta alat beratnya.
Di pameran ini Volvo Trucks dan Volvo Construction Equipment siap memperkuat posisinya sebagai juara solusi pertambangan dengan menghadirkan seri produk truk terbesarnya, Volvo VT, truk terkuat; teknologi I-shift dan alat berat excavator Volvo VCE dengan daya angkut terbesar.

Total ada 5 produk truk dan alat berat yang dipajang di booth Volvo Group seluas 600 m2 yang mencakup produk-produk Volvo Trucks dan Volvo CE dengan dukungan mitra dealer resmi Indotruck Utama, Ekadharma Jaya Sakti, dan Intraco Penta Prima Servis.
Diantaranya, EC950E yang merupakan excavator terbesar Volvo.
EC950E sangat kompetitif di kelasnya pada berat 90 ton dan dapat memobilisasi 35 persen lebih banyak material dibanding dengan model excavator Volvo lainna, EC750D yang sebelumnya merupakan tipe terbesar di jajaran produk excavator Volvo.

Tampil pula A60H, produk articulated hauler terbesar di dunia dari Volvo. A60H, didukung mesin Volvo berkapasitas 16 liter dan mampu menghasilkan tenaga maksimum 495 kW dan torsi maksimum 3,200 Nm, sekaligus efisiens bahan bakar.
Articulated hauler Volvo ini memberikan fleksibilitas total saat dioperasikan sehingga dapat mengakses area kerja secara keseluruhan, termasuk mendaki tanjakan-tanjakan terjal.

sumber: tribunnews

Senin, 02 Oktober 2017

Membaca Polis Asuransi Jadi Kewajiban Konsumen


Masyarakat dihimbau untuk membaca polis asuransi secara seksama sebelum menyetujui pembelian produk dari perusahaan asuransi.

Frans Lamury, Ketua Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI), menilai selama ini produk asuransi di Indonesia itu dijual, tidak dibeli. Artinya, jelas dia, masyarakat di Indonesia umumnya ditawari produk asuransi terlebih dahulu sebelum membeli asuransi.

Dengan begitu, nasabah asuransi kebanyakan hanya sadar untuk membayar premi, tanpa membaca polis atau surat perjanjian terkait produknya.

“Kadang kala orang bahkan dipaksa untuk membeli.  Ini persoalan, sebab nasabah hanya pikir kewajibannya membayar premi dan polis disimpan di laci, serta akhirnya kaget saat tidak bisa melakukan klaim,” ungkapnya di sela-sela diskusi, Sabtu (30/9/2017).

Kondisi itu, kata Frans, membuat nasabah berpikir bahwa kewajibannya hanya terkait pembayaran premi. Padahal, dia menegaskan bahwa pemahaman atas isi polis menjadi kewajiban utama konsumen asuransi.

Dengan membacanya, sambung dia, konsumen dapat meminta penjelasan asuransi di awal dan memutuskan untuk membeli atau membatalkan produk itu.

“Mohon para tertanggung menyiapkan waktu untuk membacanya,” ungkapnya.

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), juga menyatakan salah satu tanggung jawab atau kewajiban konsumen adalah membaca petunjuk pemakaian produk atau layanan jasa.

“Itu diwajibkan dalam UU Perlindungan konsumen,” ungkapnya.

Namun, Tulus menilai dalam konteks asuransi seringkali konsumen tetap tidak memahami isi polis kendati telah membacanya. Oleh karena itu, jelasnya, peran agen dalam hal ini sangat penting.

Jika belum puas dengan penjelasan agen, jelasnya, konsumen pun bisa mendatangi kantor perusahaan asuransi untuk mendapatkan penjelasan lanjutan.

sumber: bisnis

Senin, 26 Oktober 2015

Mengapa Professional membutuhkan Professional Indemnity Insurance (PI)?


Walaupun anda seorang professional kesalahan atau kelalaian dalam pekerjaan mungkin saja dapat terjadi, sehingga komitmen anda seorang professional haruslah bertanggung jawab terhap kesalahan, kelalaian, atau breach of professional duty yang tentunya dapat mengakibatkan kerugian financial yang sangat besar. Oleh karenanya seorang professional sangatlah membutuhkan “Professional Indemnity Insurance (PI)”.
Mengapa Seorang Professional sangat membutuhkan Professional Indemnity Insurance (PI)?
  • Profesional dewasa ini menghadapi tanggung jawab dan akuntabilitas yang sangat besar, mereka mungkin saja berhadapan dengan proses hukum yang sangat serius sehubungan dengan tugas dan kewajibannya.
  • Setiap orang atau konsultan yang memberikan advis atau servis atau pelayanan bisnis sangat rentan akan terjadinya klaim ‘professional indemnity’ yang dapat mengakibatkan kerugian financial yang sangat besar.
  • Kesadaran hukum masyarakat yang semakin meningkat, sehingga pihak yang dirugikan cenderung untuk menggunakan hak-haknya untuk menuntut di pengadilan.
  • Professional juga harus mempertahankan reputasi, integritas dan asset-aset nya dari tuntutan hukum oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan
  • Proses hukum bisa sangat serius, mahal dan melelahkan, Professional harus memastikan lawyer yang kompeten dan berkualitas untuk membela kepentingannya.
  • Dengan “Professional Indemnity Insurance (PI)” Professional akan lebih confident menghadapi tantangan bisnis karena mereka memiliki back-up financial untuk menghadapi klaim dan proses hukum.

Kamis, 22 Oktober 2015

Ini Cara Tepat Memilih Asuransi Kendaraan


Asuransi Kendaraan memiliki peranan penting bagi pemilik kendaraan demi mendapatkan rasa aman dan nyaman dalam berkendara. Namun yang terjadi saat ini khususnya di indonesia banyak sekali pemilik kendaraan baik itu mobil atau sepeda motor masih kurang sadar bahwa betapa pentingnya asuransi bagi kendaraanya.
Banyak faktor yang menyebabkan mengapa masyarakat kita kurang sadar akan pentingnya asuransi kendaraan, diantaranya adalah karena minimnya pengetahuan mengenai manfaat dari asuransi, mahalnya biaya asuransi, sulitnya proses klaim ataupun takut dibohongi oleh perusahaan asuransi.
Saat ini banyak perusahaan asuransi yang menyediakan berbagai fasilitas asuransi untuk kendaraan Mobildan sepeda Motor. Untuk hal itu kita harus cermat untuk memilih salah satu dari tawaran-tawaran asuransi yang cocok untuk kendaraan kita.
Hal yang perlu diperhatikan:
a. Minta saran dari toko tempat dimana anda membeli kendaraan.
Dengan meminta saran rekomendasi dari dealer kendaraan di mana anda membeli kendaraan. Datangilahdealer untuk meminta informasi tentang perusahaan asuransi yang bisa dipercaya. Kalau dari beberapa dealer memberikan informasi postif terhadap suatu perusahaan asuransi, berarti perusahaan itu dapat dipercaya.
b. Macam dari Polis Asuransi
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah macam dari polis yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Kita dapat memutuskan polis mana yang dibutuhkan dan apakah perusahaan tersebut menyediakan polis yang kita inginkan.
c. Besarnya biaya Asuransi
pilihlah perlindungan-perlindungan kendaraan Anda juga sesuai dengan kebutuhan yang urgent dan juga sesuai dengan budget yang sudah ditetapkan atau sesuai dengan kesediaan dananya juga.
Bagi Anda yang belum memiliki Asuransi Kendaraan, klik http://mitracaonline.com/ untuk mendapat informasi mengenai Asuransi Kendaraan baik kendaraan baru ataupun kendaraan second milik Anda.
d. liriklah perusahaan asuransi yang sudah berdiri lama.
Di dalam mepertimbangkan dalam memilih asuransi untuk kendaraan adalah memilih perusahaan yang memang sudah lama terjun di dalam bidang ini. Perusahaan yang dipilih harus memiliki reputasi yang baik dalam menyelesaikan klaim. Kita juga harus cari tahu tentang waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan asuransi tersebut didalam memproses klaim dan waktu pembayaran.
e. perhatikan persentase dari keluhan dan penyelesaiannya
saat memilih sebuah asuransi kendaraan, juga perlu diperhatikan rasio pengaduannya. Bagaimana perbandingan jumlah keluhan yang diterima, dengan komplain yang diselesaikan oleh perusahaan. Kalau rasio penyelesaiannya yang diterima lebih kecil daripada jumlah keluhan berarti perusahaan asuransi tersebut tidak bisa diandalkan.
f. Pilihlah agent asuransi yang professional.
Hal di dalam memilih Agent asuransi yang selalu stand by ketika dihubungi juga sangat penting ketika kita menghadapi masalah kendaraan, agent nya bisa dihubungi dan memberikan solusi.