Asuransi Mobil Otomate

Paket asuransi Mobil terlengkap dari ACA asuransi yang menyediakan mobil pengganti.

Asuransi Pengangkutan (Marine Cargo)

Asuransi pengangkutan ACA menawarkan proteksi lengkap terhadap risiko-risiko yang mengancam barang Anda yang diangkut baik melalui darat, laut, maupun udara..

Kamis, 19 Juli 2018

Underwriting Asuransi Kredit Semakin Selektif Memilah Potensi Bisnis yang Sehat


Bisnis asuransi kredit diperkirakan bakal meningkat seiring kenaikan suku bunga acuan. Namun di sisi lain, bisnis di lini usaha ini diperkirakan juga akan makin ketat dalam menyeleksi bisnisnya.

Pasalnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody AS Dalimunthe mengatakan kenaikan bunga pinjaman biasanya diikuti oleh potensi meningkatnya kredit macet, sejalan dengan makin besarnya bunga yang harus dibayarkan debitur.

Di sisi lain, kredit macet juga bisa meningkatkan potensi pengajuan klaim kepada pemain asuransi kredit. Karena itu, upaya preventif menjadi salah satu strategi yang penting untuk diterapkan.

Tentunya pelaku usaha yang memasarkan asuransi kredit menurut dia, akan makin selektif untuk memilah potensi bisnis yang sehat. "Misalnya di segmen kredit konsumtif akan lebih ketat underwritingnya," katanya belum lama ini.

Terlebih, di periode awal tahun ini rasio klaim dari lini bisnis ini sedikit meningkat dari 58% di kuartal I-2017 menjadi 58,5% pada kuartal I-2018.

Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan klaim asuransi kredit yang mencapai 68% secara tahunan. Sampai bulan Maret 2018, pembayaran klaim di lini usaha ini mencapai Rp 857,8 miliar.

Di saat yang sama, premi yang dikantongi pelaku usaha naik 34,5% menjadi Rp 1,4 triliun.

sumber: kontan 

Kamis, 12 Juli 2018

10 Negara Asean Bahas Asuransi Lintas Batas Negara



Negara-negara anggota Asean berkumpul di Bali untuk membahas asuransi lintas batas negara yang akan melindungi masalah kecelakaan di jalan dan perlindungan atas arus barang bebas di kawasan ini.

Pertemuan ini merupakan dialog lanjutan dari Rapat Kelompok Kerja Council of Bureaux (CoB) ke-4 yang dilaksanakan pada 28-29 September 2017 di Udon Thani, Thailand dan pertemuan tahunan ke-18 dengan Regulator Asuransi Asean pada 20 November 2017 di Vientiane, Laos.

Dalam acara ini, akan dilakukan penyusunan rencana penerapan asuransi tanggung jawab pihak ketiga lintas batas untuk mempercepat implementasi Protokol 5 yakni Skema Asean Asuransi Motor Wajib dari Perjanjian Kerangka Kerja ASAseanEAN tentang Fasilitasi Barang dalam Transit (AFAFGIT).

Adapun Protokol 5 dari AFAFGIT ditandatangani pada 8 April 2001 di Kuala Lumpur, Malaysia. Penandatanganannya diikuti oleh pembentukan Asean Council of Bureaux (CoB), yang terdiri dari perwakilan dari semua biro asuransi nasional di kawasan ini.

Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi PT Jasa Raharja (Persero) Wahyu Wibowo mengatakan asuransi lintas batas negara ini mirip dengan perlindungan antar provinsi yang sudah berlaku di Indonesia. Misalnya, ketika orang dari Bali bepergian ke Jawa, maka akan terlindungi asuransi.

Bedanya, inisiatif asuransi ini tidak hanya melindungi perjalanan dalam satu negara tetapi hingga seluruh wilayah Asean. Selain itu, tidak melindungi cedera tubuh seperti meninggal atau luka-luka tetapi juga kerusakan barang saat terjadi kecelakan.

Dia menjelaskan asuransi tersebut akan diimplementasikan dalam bentuk Blue Card Scheme. Inisiatif itu akan memfasilitasi asuransi kendaraan bermotor, memperkuat pencegahan kecelakaan lalu lintas jalan, hingga pelindungan atas distribusi barang antar negara Asean.

“Jadi, setiap warga Asean dilindungi dengan asuransi yang istilahnya meringankan jika terjadi kecelakaan,” terang Wahyu, Rabu (11/7/2018).

Asuransi tersebut dinilai sangat diperlukan untuk memajukan perekonomian kawasan karena dapat mempermudah serta mengembangkan transaksi ekonomi. Apalagi, potensi ekonomi di regional Asean sangat tinggi.

“Asuransi sektor penting untuk memajukan perekonomian dalam lintas batas negara. Tanpa asuransi, semua transaksi tidak bisa terjadi,” lanjutnya.

Selain Indonesia, negara Asean lainnya juga menerapkan hal serupa. Namun, setiap melakukan perjalanan lintas batas negara, masing-masing individu akan dimintai pajak sebagai bagian dari perlindungan dan asuransi.

Jika asuransi lintas batas negara ini rampung, maka setiap warga negara di kawasan Asean bebas masuk tanpa dibiayai pungutan perlindungan diri.

“Misalnya, dari Bali ingin menuju Thailand lewat darat, kan perjalanannya melewati Sumatra kemudian menyebrang ke Malaysia sampai tiba di Thailand. Semua kami jamin termasuk jika nantinya ada tabrakan di Thailand. Jadi, ini juga memberi kemudahan jika terjadi kecelakan di sana karena sudah akan ada yang mengurusi,” papar Wahyu.

Pertemuan ini akan mencakup diskusi tentang tantangan penerapan Blue Card Scheme dengan tujuan menemukan solusi teknisnya. Hasil yang diharapkan dari Kelompok Kerja akan menjadi rekomendasi yang akan diajukan ke CoB, termasuk rencana aksi jika memungkinkan.

sumber: bisnis 

Industri Galangan Kapal Terus Dipacu

                                                                         ilustrasi 

Pemerintah telah menempatkan industri kemaritiman sebagai salah satu sektor yang diprioritaskan pengembangannya. Sektor tersebut meliputi industri galangan kapal dan penunjangnya. Ini merupakan bentuk komitmen untuk mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan, melalui visinya Pemerintah terus memacu agar sektor industri maritim yang dimiliki Indonesia berdaya saing tinggi di tingkat global. Saat ini perkembangan sektor industri galangan kapal dunia didominasi oleh Cina, Korea Selatan, dan Jepang.

Bagi Indonesia, sektor maritim bukan hanya berfungsi untuk meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai simbol kekuatan dan kedaulatan negara. Bahkan, sektor ini mempunyai peran penting untuk menyatukan wilayah yang tersebar di Indonesia. "Kami ingin kapasitas industri galangan kapal nasional bisa naik hingga 2-3 kali lipat,” kata Airlangga dalam siaran persnya, Selasa (3/7).

Airlangga meyakini industri galangan kapal Indonesia mampu meningkatkan kemampuan produksinya mengingat upaya penguatan sarana transportasi laut guna mewujudkan konektivitas antar wilayah. Selain itu, pasar internasional juga masih prospektif. 

Pada tahun 2017, tercatat jumlah order pembangunan kapal di Indonesia sebesar 218.300 gross tonnage (GT). Pembangunan kapal di Indonesia mayoritas untuk mencukupi kebutuhan pasar dalam negeri sebesar 83%, yang diperkirakan sebanyak 120 unit atau 135.440 GT. Sedangkan, sisanya untuk ekspor, sekitar 24 unit atau 82.860 GT.

Di era revolusi industri 4.0, industri galangan kapal dinilai strategis berperan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami telah mendorong industri komponen di dalam negeri agar menjadi supply chain untuk memproduksi kapal,” tutur Menperin.

Kementerian Perindustrian telah menginisiasi insentif usulan penurunan tarif bea masuk komponen kapal melalui skema khusus serta tax holiday yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai stimulus untuk meningkatkan kinerja industri galangan kapal nasional.

Begitu pula dari sisi finansial, pemerintah akan mengupayakan dan mendorong agar kegiatan usaha sektor industri galangan kapal dapat dukungan dari sektor perbankan atau pembiayaan sehingga kesempatan untuk melakukan ekspansi bisnis pembangunan kapal akan semakin terbuka lebar.

sumber: kontan 

Rabu, 11 Juli 2018

Resiko Rumah Tinggal Anda Rawan Kemalingan


Menjelang liburan kemarin, rekan-rekan saya banyak yang ‘pulang kampung’.  Tidak jarang ada rasa kuatir memikirkan keselamatan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi kosong karena semua penghuni nya berlibur.

Kasus pencurian masih terus terjadi. Seperti apapun rumah kita, kewaspadaan harus ada.

Maka, ada baiknya jika kita memahami hal-hal yang membuat sebuah rumah rawan kemalingan? Ada 15 hal yang perlu perhatian yaitu :

1. Pintu rumah
Hampir setengah dari pelaku pencurian dan perampokan memilih jalur pintu utama karena aksesnya yang mudah.
Pencurian sering terjadi pada pukul 22.00 hingga 03.00

2. Tempat sampah
Barang elektronik adalah hal yang diperhatikan oleh pelaku kejahatan. Berhati-hatilah saat membuang kardus barang-barang tersebut karena kardus barang elektronik mewah yang dibuang memiliki arti bahwa barang-barang tersebut ada dalam rumahmu.

3. Jalan di sekitar rumah
Rumah yang berada di posisi tertentu cenderung lebih sulit untuk dimasuki penjahat.

Menurut Secure Life, trik untuk memberikan perlindungan ganda adalah buatlah rumahmu sesulit mungkin diakses. Misalnya dengan pagar yang tinggi dan banyak penerangan.

4. Kesehatan
Kesehatan si pemilik rumah juga menjadi perhatian pelaku perampokan. Data Biro Investigasi Federal (FBI), menyebutkan bahwa penjahat menyasar orang yang kurang bisa melawan.

5. Jendela rumah
Jendela depan rumah menjadi akses terbanyak kedua dari para pelaku kejahatan, setelah pintu depan.

6. Status sosial
Bersosialisasi lah dengan orang-orang yang tinggal di sekitarmu. Menurut Nationwide, tetangga yang berisik pun justru bisa menjadi sekutu terbaikmu dalam hal perlindungan rumah.

7. Foto liburan
Menurut Nationwide, 40 persen orang mengunggah foto liburannya ke media sosial atau menjadikan foto tersebut sebagai foto profil.

8. Sejarah kemalingan di perumahan
Beberapa kompleks perumahan lebih rentan dimasuki perampok atau tindak kriminal lainnya.

9. Usia perumahan
Pelaku kriminal cenderung mentargetkan kompleks perumahan baru. Hal itu mempertimbangkan para penghuni yang baru dan belum mengenal betul daerah huniannya.

10. Alarm rumah
Memiliki alarm keamanan di rumah bukan berarti membuat semua orang menggunakannya. Hanya 20 persen pemilik alarm keamanan yang mengaktifkan alarm di siang hari.

11. Kebun
Kebun adalah area yang sempurna bagi para pelaku kejahatan untuk bersembunyi. Pencuri seringkali menargetkan rumah yang rimbun dan memiliki banyak pohon rindang yang tumbuh di sisi rumah.

12. Kunci rumah
Waktu adalah faktor terpenting yang menentukan kesuksesan pencuri. Rata-rata maling menyelesaikan "misi"-nya tak sampai 10 menit.

13. Lampu luar rumah
Berdasarkan riset Nationwide, kegelapan adalah sahabat bagi para penjahat yang beraksi di malam hari.

14. Kotak surat
Kotak surat adalah hal lainnya yang perlu diperhatikan,
Surat yang tumpah dan berjatuhan dari kotak surat bisa mengindikasikan bahwa tidak ada orang di rumah.

15. Hewan peliharaan
Apakah kamu memelihara anjing di rumah? Jika ya, maka kamu cukup beruntung. Sebab, 50 persen pelaku kejahatan cenderung menghindari rumah yang memiliki anjing peliharaan.

sumber: kompas.com

Senin, 09 Juli 2018

Industri Otomotif Masih Menunggu Regulasi Mobil Listrik dari Pemerintah



Sebagai bentuk komitmen untuk menjadi bagian dari pengembangan industri otomotif nasional, Toyota Indonesia yang direpresentasikan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota Astra Motor (TAM) bersama-sama dengan enam Universitas di Indonesia mengembangkan studi bersama.

Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono menjelaskan, dalam riset ini Toyota memberikan dukungan berbentuk penyediaan alat berupa kendaraan, data logger, charger, dan asistensi lainnya yang dapat dipergunaan oleh para peneliti dari universitas-universitas di Indonesia.

Kami berharap dukungan yang kami berikan ini dapat membantu pemetaan kondisi dan kebutuhan riil pelanggan, termasuk kesiapan dan tantangan dalam mengembangkan industri dan infrastruktur kendaraan elektrifikasi di Indonesia sesuai arahan Kementerian Perindustrian,” kata Warih, Rabu (4/7).

Sayangnya, investasi yang akan digelontorkan oleh Toyota belum dibeberkan. Yang jelas ada beberapa sektor yang dipelajari Toyota. Mulai dari preferensi konsumen, infrastruktur, rantai produksi kendaraan listrik serta regulasi pemerintah. "Kita akan memproduksi model-model yang nanti diharapkan konsumen di Indonesia," jelas Warih.

Sementara, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan, sisi perpajakan dapat mengubah harga jual kendaraan. Menurutnya saat ini kebijakan sangat bergantung pembicaraan Kementerian Keuangan (Kemkeu) dan Kementerian Perindustrian (Kemprin).

Apalagi saat ini kebijakan Pemerintah Indonesia yang masih menerapkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) yang sama antara kendaraan non emisi dengan mobil emisi.

"Misalnya PPnBM itu tidak ada maka harga Prius itu berkurang. Saat ini harga kisaran Prius sekitar Rp 700 juta. PPnBM hilang bisa berkurang Rp 100 juta," kata Soerjopranoto, Selasa (4/7).

Sebelumnya, di awal tahun ini pemain otomotif asal Jepang lain yakni Mitsubishi Motors juga telah memberikan delapan unit Mitsubishi Outlander PHEV yang merupakan model SUV plug-in hybrid, dua unit kendaraan listrik i-MiEV dan empat unit quick charger kepada pemerintah Indonesia. 

Kendaraan-kendaraan ini dihibahkan untuk dilakukan studi bersama dengan Kemprin terkait pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.

sumber: bisnis 

Minggu, 08 Juli 2018

Efek Kenaikan Bunga Belum Terasa ke Bisnis Asuransi

                                                                           ilustrasi

 Hasil investasi asuransi umum dalam lima bulan di tahun ini cenderung turun dari bulan sebelumnya. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menilai, hal ini wajar dan menjadi siklus asuransi umum setiap tahun.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hasil investasi asuransi umum Mei 2018 naik 0,19% menjadi Rp 1,64 triliun secara tahunan. Direktur Eksekutif AAUI Dody A.S. Dalimunthe bilang, pertumbuhan 0,19% di bawah rata-rata tahunan. "Di bulan Mei 2017 tumbuh sekitar 0,3%, sedangkan di Mei 2018 0,19%. Maka bisa dibilang pertumbuhan rendah karena siklus alami bukan karena kinerja investasi buruk," kata dia.

Meski suku bunga deposito naik, porsi investasi deposito industri asuransi umum justru menurun. Karena itu, efek kenaikan suku bunga acuan belum berdampak dan baru akan terasa beberapa bulan ke depan. Hasil investasi tersebut dipengaruhi penempatan dana di reksadana 21,41%.

Dody yakin, hasil investasi asuransi umum akan naik di semester II 2018. Ini seperti yang terjadi di tahun 2017. Pada saat itu, hasil investasi industri asuransi umum naik di November dan tumbuh 13,28%. Hingga Desember 2018, diperkirakan hasil investasi naik 10% dibandingkan tahun 2017 di angka 9,7%.

PT Asuransi Cakrawala Proteksi yakin, hasil investasi bakal tumbuh. Perusahaan ini mengandalkan investasi ke deposito 70%. Wakil Direktur Utama Cakrawala Proteksi Nicolaus Prawiro menilai, berinvestasi ke deposito lebih likuid, aman dan sesuai dengan tujuan investasi perusahaan. "Dana investasi kami sekarang Rp 300 miliar, dengan jumlah kecil membuat kami harus pilih-pilih investasi di mana," kata Nicolaus

PT Asuransi Wahana Tata juga optimistis pertumbuhan investasi signifikan. Presiden Direktur Asuransi Wahana Tata Christian Wanandi mengatakan, hingga Juni 2018, perusahaan ini mencatatkan pertumbuhan hasil investasi antara 5% sampai 10% secara tahunan. Pencapaian ini karena banyak disumbang dari hasil deposito dan obligasi.

sumber: kontan

Selasa, 03 Juli 2018

Asuransi Kendaraan Diramal Terus Melaju


Bisnis asuransi kendaraan mencatatkan pertumbuhan yang cukup menggembirakan di periode awal tahun ini. Tren ini dinilai berpotensi besar untuk terus terjaga.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody AS Dalimunthe menilai kondisi pasar otomotif di tanah air masih akan jadi faktor terbesar dalam menopang bisnis asuransi kendaraan. Nah pasar ini pun dinilai masih punya prospek yang cukup baik.

Berkaca pada proyeksi pertumbuhan ekonomi di tahun ini, ia menilai permintaan akan kendaraan bermotor di pasaran bakal tetap bertumbuh. Salah satunya karena daya beli masyarakat akan tetap terkerek pertumbuhan ekonomi.

Kondisi dari pasar korporat pun dinilai punya peluang pertumbuhan yang positif. Seiring dari ekspansi yang dilakukan beberapa pelaku usaha dalam pengadaan kendaraan untuk berbagai kebutuhan.

Terlebih secara tradisi permintaan kendaraan pada periode tertentu biasanya menunjukkan permintaan. Misalnya saja untuk periode Lebaran kemarin, angka penjualan kendaraan biasanya akan meningkat cukup signifikan.

"Karena itu kami optimistis pertumbuhan lini bisnis asuransi kendaraan masih akan terjaga di angka dua digit," kata Dody belum lama ini.

AAUI sendiri mencatat, selama kuartal pertama tahun ini premi dari lini usaha asuransi kendaraan mencapai Rp 4,79 triliun. Jumlah ini meningkat 16,9% dari periode yang sama di tahun kemarin yang terparkir di angka Rp 4,1 triliun.

sumber: kontan