Asuransi Mobil Otomate

Paket asuransi Mobil terlengkap dari ACA asuransi yang menyediakan mobil pengganti.

Asuransi Pengangkutan (Marine Cargo)

Asuransi pengangkutan ACA menawarkan proteksi lengkap terhadap risiko-risiko yang mengancam barang Anda yang diangkut baik melalui darat, laut, maupun udara..

Sabtu, 22 September 2018

AAUI Optimistis Asuransi Kendaraan Bermotor Tumbuh 10% Pada 2018, Ini Pendorongnya


Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) optimistis bisnis asuransi kendaraan bermotor mampu tumbuh dua digit sampai akhir tahun ini. Perekonomian yang membaik diharapkan turut mengerek daya beli masyarakat.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe mengatakan, berkaca pada realisasi semester I-2018 bisnis ini masih tumbuh subur. AAUI mencatat, sampai Juni 2018, asuransi kendaraan mampu tumbuh 9% menjadi Rp 9,21 triliun. Sementara, dari sisi klaim hanya naik 6,5% menjadi Rp 3,76 triliun.

Hal ini tentu dipengaruhi oleh penjualan kendaraan roda dua maupun roda empat yang naik sampai semester I yang masing-masing tumbuh 11,19% dan 3,72%. Sedangkan di periode ini, kredit kepemilikan kendaraan bermotor juga tumbuh 10,65%.

"AAUI tetap memprediksi lini bisnis kendaraan bermotor akan tumbuh positif di kisaran 10% tahun ini," kata Dody kepada Kontan.co.id, Selasa (18/9).

Wakil Ketua merangkap Ketua Bidang Statistik, Riset, Analisa dan Aktuaria AAUI Trinita Situmeang menambahkan, produk asuransi ini akan menjadi salah satu yang berkontribusi besar pada perolehan premi industri asuransi umum sampai akhir tahun nanti. Apalagi, sifat dan pola produk ini juga akan lebih terkerek di penghujung tahun atau lebih tepatnya kuartal empat.

"Kami optimistis daya beli masyarakat juga positif di semester dua yang pada akhirnya meningkatkan penjualan kendaraan baik roda dua maupun empat," kata Trinita

Senada, PT Asuransi Sinar Mas juga optimistis bisnis asuransi kendaraan miliknya masih melaju. Direktur Asuransi Sinar Mas Dumasi M.M Samosir mengatakan, sampai setengah tahun ini produk tersebut mencatat pertumbuhan dua digit.

Untuk asuransi kendaraan roda empat misalnya tumbuh 17% dan asuransi kendaraan roda dua juga naik 11% secara year on year (yoy). Sedangkan secara porsi dari total premi yang didapat sampai Juni 2018 Rp 3,77 triliun porsi antara asuransi kendaraan roda empat dan roda dua masing-masing menyumbang 17% dan 6%.

Di semester II sampai akhir tahun nanti, Asuransi Sinar Mas melihat bisnis ini masih akan tumbuh positif. Dumasi berharap perolehan premi dari bisnis ini terus bertambah terutama disokong oleh penjualan mobil yang meningkat.

"Sekarang memang trennya orang membeli mobil kedua karena adanya kebijakan ganjil genap. Jadi kami melihat ini ada peluang untuk meningkatkan premi asuransi kendaraan," ujar Dumasi

Apalagi, Dumasi menyebut kontribusi bisnis dari mitra multifinance terbilang besar yakni 21%, sedangkan broker masih dominan 59% dan korporasi sebesar 12%.

sumber: kontan

Kamis, 20 September 2018

Tips Memilih Asuransi Kendaran Bermotor


Melindungi kendaraan bermotor dari berbagai risiko dengan asuransi seharusnya sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat Indoesia.

Apalagi, kendaraan bermotor, khususnya roda dua, telah menjadi sarana transportasi utama bagi warga.

Selain diwajibkan oleh pihak pembiayaan, asuransi kendaraan bermotor sejatinya akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Namun, Anda perlu memilih dengan tepat layanan asuransi agar dapat mengoptimalkan manfaat yang diterima bagi perlindungan kendaraan tersebut.

Julian Noor, Chief Executive Officer PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance), memberikan sejumlah tips untuk itu.

Menurutnya, setidaknya ada empat hal yang perlu dilakukan calon tertanggung atau nasabah asuransi demi mengoptimalkan perlindungan pada kendaraan bermotor mereka.

Pertama, pahami persis jaminan yang dibutuhkan. “Jangan sampai masyarakat membeli jaminan yang justru tidak diperlukan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (19/9/2018).

Kedua, pahami apa saja yang menjadi jaminan dari polis yang dibeli dan apa saja yang dikecualikan dalam polis. Tertanggung, jelasnya, perlu menanyakan secara rinci kepada perusahaan asuransi atau perantaranya ketika akan membeli produk.

“Jangan sampai tertanggung mengetahuinya ketika sudah terjadi musibah.”

Ketiga, calon tertanggung harus mencari informasi mengenai reputasi dan pelayanan dari perusahaan asuransi. Selain itu, calon nasabah perlu memeriksa jaringan cabang dan bengkel dari perusahaan asuransi tersebut, terutama metode penanganan klaimnya.

Terakhir, Julian mengatakan calon tertanggung juga perlu melihat nilai lebih yang diberikan oleh perusahaan asuransi.

“Misalnya, melihat akses dan kemudahan yang diberikan untuk menghubungan perusahaan asuransi terkait ketika akan mengajukan klaim,” ungkapnya.

sumber: bisnis 

Rabu, 19 September 2018

Jurus Supaya Klaim Asuransi Lancar


Punya asuransi kendaraan bermotor, tapi ketika akan mengklaim ternyata ditolak atau menjadi sulit, tentu saja menjengkelkan. Pastinya ini bukan sesuatu yang diharapkan bakal terjadi.  

Meski begitu, klaim juga tak bisa sembarangan, di mana pihak perusahaan asuransi bakal memeriksa dahulu validitas dari polisTentusaja, polis yang memenuhi syarat verifikasi dan klaim yang diajukan juga sudah cocok dengan polis, maka perusahaan asuransi pasti akan membayarkan klaim. 

Julian Noor, Chief Executive Officer Adira Insurance dalam keterangan resminya, coba berbagi beberapa jurus supaya klaim kendaraan tak terkendala. 

Pertama pelanggan harus menghindari hal-hal yang dikecualikan dalam polis, seperti telat melapor klaim dari batas waktu pelaporan, pengemudi tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) , klaim yang dilaporkan tidak dijamin dalam polis, klaim yang dilaporkan termasuk dalam klausula pengecualian dalam polis 
Kedua,melengkapi dokumen klaim, seperti formulir klaim yang telah diisi, fotokopi polis asuransi, SIM, STNK, surat keterangan dari kepolisian.

Ketiga, kendaraan milik tertanggung tidak digunakan untuk perbuatan yang melanggar hukum. 

Keempat, jika mengalami kecelakaan, jangan lupa memberikan bukti dengan mendokumentasikan terlebih dahulu keadaan kendaraan pasca kecelakaan. 

Kelima, perhatikan terkait wilayah pertanggungan apakah sesuai dengan isi polis. 

Keenam, jangan membuat kerusakan yang terjadi merupakan kerusakan yang disengaja oleh tertanggung. 

Ketujuh, memahami penyebab kecelakaan ditanggung sebelum mengajukan klaim secara langsung, anda juga perlu membaca dengan jelas mengenai polis-polis yang diberikan pihak asuransi. 

Sementara Iwan Pranoto, Marketing Communication and Public Relations Head Asuransi Astra menambahkan, mempermudah klaim sebenanya sederhana. Pertama yang paling dasar adalah si pengemudi kendaraan, wajib memiliki dan membawa Surat Izin Mengemudi (SIM), agar klaim tidak ditolak. 

Lalu kedua, jangan melanggar peraturan lalu lintas, karena kerusakan pada kendaraaan juga tidak bisa diklaim atau ditolak jika penyebabnya seperti itu. Karena peraturan lalu lintas di atas kekuasaan asuransi. 

Lalu yang terakhir, jangan menggunakan mobil lebih dari batas kemampuannya. Seperti misalnya ketika mudik, banyak pemilik kendaraan yang membawa penumpang lebih dari kapasitas seharusnya,  atau juga barang-barang bawaan yang overload.  Tentu saja itu membuat mobil tidak aman adan berpotensi kecelakaan.

sumber: kompas

Selasa, 18 September 2018

Ada 18 Juta Kendaraan Bermotor Masuk Jakarta Setiap Hari


Masalah kemacetan di Jakarta kian mengkhawatirkan. Menurut Direktur Eksekutif Perhimpunan Studi Pengembangan Wilayah Syahrial Loetan ada sebanyak 18 juta kendaraan bermotor yang beredar di jalanan Jakarta.

Dengan jumlah sebanyak itu, jika seluruhnya secara berbarengan turun ke jalan maka akan menciptakan kemacetan total.

Hal itu disampaikannya dalam seminar bertema 'Menatap Masa Depan Jakarta, Sebagai Pusat Kegiatan Sosial Dan Ekonomi Nasional' di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

"Dengan jumlah kendaraan bermotor lebih dari 18 juta unit, jika ditempatkan secara berjejer di seluruh jalan raya di Jakarta, maka mustahil bagi kendaraan tersebut bergerak, dengan kata Iain akan berhenti total," ujarnya.

Menurutnya hal itu menjadi masalah yang sangat serius. Ditambah, berdasarkan data yang dia kutip dari BPS DKI Jakarta 2016 jumlah kendaraan bermotor rata-rata tumbuh 5% selama 5 tahun.

"Sementara panjang jalan hanya bertambah kurang dari 0,1%. Komposisi lalu lintas secara umum adalah sepeda motor 73,92%, mobil penumpang 19,58%, mobil beban 3,83%, mobil bus 1,88%, dan kendaraan khusus 0,79 %," sebutnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pada acara yang sama menyoroti hal serupa. Dia ungkapkan jumlah kendaraan pribadi mendominasi jalanan.

"Jakarta dari data 2015, jumlah mobil 38%, motor 49%, angkutan umum 13%. Yang menyedihkan angkutan umum persentasenya turun," sebutnya.

"Ini satu tanda perlu ada kebijakan masif untuk pindahkan masyarakat ke angkutan umum. Penurunan porsi angkutan umum akibat motorisasi. Jakarta motorisasi yang luar biasa," tambahnya.

sumber: detik

Senin, 17 September 2018

Asuransi Rumah, Premi Ringan agar Tidur Nyenyak


Sebagian besar dari kita baru mengasuransikan rumah ketika masih terikat pembayaran cicilan kredit dengan bank. Setelah kredit lunas, lupalah bahwa asuransi rumah sebaiknya masih tetap terus dibayarkan karena risiko masih tetap mengancam harta kita. Apa jadinya jika rumah yang kita cicil bertahun-tahun setelah lunas terlanda banjir atau terkena amukan si jago merah ? 

Ada rasa takut membayar premi asurans rumah. Padahal, premi asuransi rumah tidak semahal premi asuransi jiwa karena rumah adalah benda tidak bergerak. Perhitungan preminya pun bukan dalam persen, tetapi dalam permil sehingga premi tahunan lebih murah. 

Semua orang yang rumahnya dapat diakses mobil pemadam kebakaran dapat membeli proteksi properti ini. Arfandi Arief, Direktur Personal Lines, Zurich Insurance Indonesia memberikan ilustrasi untuk premi rumah seluas 100 meter persegi. Nilai pertanggungan untuk rumah sebesar Rp 350.000.000. Nilai pertanggungan ini didapatkan dari berapa biaya pembangunan kembali rumah jika terkena musibah. Saat ini, diperlukan dana sebesar Rp 3,5 juta untuk membangun rumah seluas satu meter persegi.Sehingga untuk membangun kembali rumah seluas 100 meter persegi diperlukan dana sebesar Rp 350.000.000. Nah, inilah yang harus menjadi nilai pertanggungan. 

Jika nilai pertanggungan terlalu kecil, pemilik rumah harus mengeluarkan dana lebih banyak lagi untuk membangun kembali rumahnya. Sebaliknya, jika nilai pertanggungan terlalu besar, premi yang dibayar juga harus lebih mahal. Selain rumah, isi rumah juga dapat diasuransikan. Misalkan saja nilai pertanggungan untuk isi rumah sebesar Rp 100.000.000. 

Sehingga total nilai pertanggungan sebesar Rp 450.000.000. Nilai pertanggungan ini dikalikan dengan rate premi yang dihitung dengan satuan permil. Didapatkan premi per tahun sebesar Rp 675.000. Biaya premi ini belum termasuk biaya administrasi. Apakah dengan membayar premi sebesar Rp 675.000 per tahun terlalu berat di kantong ? Rasanya tidak. 

Apa manfaat yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi dengan premi sebesar itu ? Manfaat yang di dapat, meliputi : perlindungan dari kebakaran, sambaran petir, ledakan, kejatuhan pesawat, asap dan tertabrak kendaraan. Selain itu, dilindungi pula dari kerusuhan, pemogokan, perbuatan jahat orang lain, huru hara (Klausul 4.1. B). 

Masih lagi dilindungi dari banjir, badai, angin topan, kerusakan karena air, lalu tanah longsor, tanah amblas. Bahkan diberikan biaya akomodasi sementara jika rumah yang diasuransikan terkena musibah dan pemiliknya harus tinggal di tempat lain untuk sementara waktu. 

Perusahaan juga melindungi pemilik rumah dari gugat publik. Kematian dan biaya pengobatan akibat kecelakaan yang terjadi pada tertanggung/pasangan/anak-anak/tamu (yang terjadi di tempat tertanggung) juga akan diganti oleh perusahaan asuransi. Bagaimana, masih enggan mengasuransikan rumah ?

sumber: kompas

Jumat, 14 September 2018

Cara Klaim Asuransi Mobil Tidak Akan Sulit Dengan Langkah Berikut Ini


Mobil lecet, rusak, atau bahkan hilang memang risiko biasa yang harus siap dihadapi oleh pemiliknya. Oleh karenanya keberadaan asuransi kendaraan bisa membantu pemilik mobil jika terjadi kecelakaan.

Selain harus pandai memilih asuransi untuk mobil yang tepat, Anda juga harus mengetahui prosedur klaim manfaat asuransi yang benar. Jika tidak, klaim Anda bisa ditolak dan mengakibatkan kerugian karena harus membayar perbaikan mobil sendiri.

Lebih jelasnya, kami akan menjabarkan secara bertahap mengenai cara klaim untuk asuransi mobil. Tidak ketinggalan juga beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengajukan klaim asuransi mobil agar klaim Anda disetujui.

Hubungi pihak asuransi
Pelaporan untuk klaim manfaat asuransi kendaraan adalah maksimal 3 kali 24 jam setelah kecelakaan atau kehilangan terjadi. Untuk mengantisipasi prosesnya, usahakan segera laporkan kejadian secepat mungkin.

Sampaikan pada pihak asuransi bahwa dokumen-dokumen yang dibutuhkan sedang disiapkan. Saat melapor ke pihak asuransi, Anda juga harus menjelaskan kronologis kejadian.

Sedangkan khusus untuk klaim kecelakaan, Anda harus menelpon asuransi terlebih dahulu sebelum memasukkan mobil ke bengkel yang menjadi rekanan asuransi. Hal ini bisa memudahkan proses klaim juga mempermudah pihak asuransi dalam melakukan survei kejadian.

Saat melakukan pelaporan Anda juga akan mendapatkan formulir klaim. Pastikan Anda mengisi formulir klaim dengan benar. Hal ini penting agar pihak bengkel bisa segera mengerjakan perbaikan mobil Anda. Biasanya pihak bengkel tidak akan mengerjakan perbaikan mobil tanpa sepengetahuan atau seizin dari pihak asuransi.

Siapkan bukti kecelakaan
Poin selanjutnya yang jangan sampai Anda lewatkan adalah menyiapkan bukti kecelakaan.

Jika situasi memungkinkan, foto kondisi kendaraan saat kecelakaan. Foto ini nantinya Anda lampirkan sebagai bukti saat mengajukan klaim nantinya. Selain itu, foto bukti kecelakaan juga menjadi pelengkap keterangan dari pihak kepolisian bahwa memang terjadi kecelakaan

Menjawab kronologis kejadian
Menjawab kronologis kecelakaan adalah hal yang penting untuk dilakukan dengan benar. Pihak asuransi akan menjadikan penjelasan Anda mengenai kronologis kecelakaan atau kehilangan sebagai pertimbangan untuk menyetujui klaim atau tidak.

Dalam membuat kronologis kejadian, jangan lupa menyebutkan lokasi kejadian, waktu, pengemudi mobil saat kecelakaan terjadi, dan kronologis kejadian.

Menyerahkan dokumen yang dibutuhkan
Pada dasarnya dalam asuransi mobil ada dua jenis klaim yang bisa diterima nasabah, yaitu pencurian atau kehilangan dan kecelakaan. Berikut dokumen yang perlu disiapkan sesuai dengan kejadiannya.

Dokumen untuk klaim kecelakaan
Setiap asuransi bisa saja menerapkan persyaratan yang berbeda-beda, namun standar persyaratan yang berlaku di setiap asuransi adalah berikut ini.

Formulir klaim yang sudah diisi dengan lengkap:
1.  Fotokopi polis asuransi Anda
2.  Fotokopi Surat Ijin Mengemudi (SIM), klaim Anda akan ditolak jika tidak memiliki SIM
3.  Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
4.  Surat keterangan dari pihak kepolisian
Bukti berupa foto kondisi mobil saat kecelakaan (jika memungkinkan)
Sedangkan untuk kecelakan yang melibatkan pihak lain (pihak ketiga), dimana Anda bersedia untuk membayar ganti rugi. Maka Anda perlu menyiapkan persyaratan sebagai berikut.

Surat pernyataan yang menunjukkan tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga. Dokumen ini merupakan jaminan bahwa pemegang polis merupakan penyebab kerusakan yang dialami oleh pihak ketiga. Jangan lupa surat ini harus bermaterai Rp 6.000.
Surat pernyataan yang menyatakan bahwa pihak ketiga tidak memiliki asuransi. Hal ini penting karena biasanya pihak asuransi kendaraan enggan mengganti pihak ketiga yang juga memiliki asuransi kendaraan.
-  Fotokopi SIM, KTP, dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dari pihak ketiga
-  Surat keterangan dari kepolisian yang menyatakan bahwa pada tempat dan waktu tertentu memang terjadi kecelakaan.
-  Dokumen untuk klaim pencurian
-  Untuk kasus pencurian, Anda harus segera melaporkannya pada pihak berwajib agar bisa segera mendapatkan surat keterangan. Pastikan Anda memiliki kelengkapan dokumen berikut ini saat melakukan klaim ke asuransi.

Formulir klaim yang sudah diisi
Fotokopi SIM, KTP, dan STNK
Surat keterangan dari pihak kepolisian mengenai pencurian kendaraan
Surat pemblokiran STNK
Sebagai informasi, untuk klaim pencurian mobil, biasanya jangka waktu dari pelaporan hingga Anda menerima uang pembayaran klaim memakan waktu hingga 60 hari.

Yang perlu Anda lakukan saat terjadi kecelakaan dan melakukan klaim
Adapun beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat mengalami kecelakaan dan dalam proses klaim asuransi mobil adalah:

1.  Saat terjadi kecelakaan, pastikan Anda dan mobil berada pada posisi yang aman.
2.  Jika mobil rusak dan tidak dapat dipindahkan, nyalakanlah lampu darurat agar pengguna jalan yang lain bisa mengetahui bahwa mobil tidak dapat dipindahkan.
3.  Selalu utamakan keselamatan, hubungi rumah sakit terdekat jika Anda terluka.
4.  Pastikan Anda menyimpan detail kecelakaan seperti:
 a.  Waktu : tanggal, hari, dan jam terjadinya kecelakaan
 b.  Nama dan nomor kontak pengendara lainnya, jika kecelakaan melibatkan pihak ketiga
 c.  Nomor plat kendaraan yang terlibat kecelakaan
 d.  Nama dan nomor kontak saksi mata jika ada
5.  Jika memungkinkan ambil foto kerusakan pada kendaraan Anda
6.  Periksa apakah pihak ketiga juga mengalami luka-luka
7.  Saat Anda sudah berada di posisi aman, hubungi call center pihak asuransi untuk meminta mobil derek dan melaporkan kecelakaan.
8.  Laporkan pada pihak berwajib (Polisi) untuk mnedapatkan surat keterangan kepolisian untuk keperluan klaim manfaat asuransi.
9.  Jangan pernah membiarkan orang yang tidak memiliki SIM mengemudikan mobil Anda. Karena jika terjadi kecelakaan, pihak asuransi tidak akan menyetujui pengajuan klaim Anda jika pengemudi tidak memiliki SIM.
10.Pastikan Anda mengetahui dengan jelas urutan prosedur dan berkas yang diperlukan untuk kelacaran proses klaim.

Memiliki asuransi mobil memang penting untuk jaminan jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan atau pencurian. Perlu juga diingat bahwa walaupun Anda memiliki asuransi, mengemudi dengan aman dan mematuhi rambu lalu lintas adalah hal terbaik yang bisa dilakukan untuk melindungi mobil Anda.

Jangan lupa juga untuk mengasuransikan mobil Anda meskipun Anda membeli mobil bekas.

sumber: aturduit

Kamis, 13 September 2018

Kenali 5 Ciri Mobil Bekas Banjir yang Harus Dihindari


Saat hendak membeli mobil bekas (mobkas), banyak kondisi kendaraan yang sebaiknya dihindari. Salah satunya, mobil bekas banjir yang pastinya bakal mendatangkan kerugian yang cukup besar meskipun sudah dilakukan servis besar oleh pemilik sebelumnya.

Nah, saat membeli mobkas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak memilih mobil bekas banjir.

Berikut, lima cara mendeteksi mobil bekas banjir seperti dirilis Oto.com:

1) Cek Lokasi Asal Mobil

Hal terpenting dan merupakan yang sangat mendasar, Anda dapat mencoba mengorek informasi dari STNK dengan melihat alamat pemilik sebelumnya, untuk mencari tahu daerah tempat tinggal sang pemilik merupakan salah satu lokasi rawan banjir atau tidak. Memang tidak semua mobil di daerah rawan banjir pasti pernah terendam, tapi hal ini harus menjadi pertimbangan.

2) Cium Aroma Mobil

Cara berikutnya adalah dengan memasuki area kabin karena salah satu tanda bekas banjir yang paling sukar dihilangkan adalah bau atau aroma tak sedap di sektor kabin.

Apabila tercium aroma tak wajar, seperti bau apek atau bau wangi berlebihan hasil dari penggunaan zat penghilang bau kabin, pewangi ruangan kabin atau bau kopi (yang dipercaya menghilangkan aroma tak sedap), juga bisa menjadi indikasi bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir.

sumber: liputan6